Batu Diobside – Sumber , Ciri Ciri dan Harganya

Diopside dianggap sebagai batu permata yang layak dikoleksi hanya baru baru ini, Hal itu terjadi karena varian Diobsite yang berwarna hijau tua  atau sering disebut sebagai Chrome diobside berhasil masuk ke pasar batu permata. Kekerasannya yang rendah membuat diobside rentan terhadap goresan, sehingga membuat jenis batu ini kurang begitu disukai oleh kolektor. Selain itu banyak pecinta batu akik pemula indonesia yang mengira batu diobside sebagai kaca.

Meski Diopside terdapat dalam berbagai warna, warna hijau adalah bentuk yang paling umum dan paling di minati. Jenis ungu yang dikenal dengan Violane kadang-kadang digunakan juga sebagai perhiasan. Selain itu ada diobside yang berwarna hitam dan disebut dengan Black star.

Rough Diobside

Diopside dalam jumlah terbatas bersumber dari beberapa lokasi, namun deposit batu ini yang dapat dieksploitasi secara besar-besaran ditemukan di Siberia pada tahun 1988 membuat batu permata ini tersedia di pasaran secara banyak. Pakistan juga telah menjadi produsen penting dari Diopside.  Diopside adalah batu permata dengan kristal harga terjangkau yang memiliki warna hijau tua yang menyengat, batu ini lebih mahal sedikit harganya dari Tsavorite dan Green  Tourmaline.

Warna hijau tua dikombinasikan dengan kekristalan membuat batu ini layak untuk dikoleksi. Kecuali untuk batu diobside yang berwarna yang lebih terang, biasanya batu ini dipotong dalam bentuk tipis untuk menhindari batu ini terlihat terlalu tua dan cenderung membuat warnanya hitam. Pemotongan yang hati-hati juga diperlukan  agar menjaga sudut faset dan meningkatkan kecemerlangan. Warna hijau dalam Chrome Diopside alami dan tanpa treatment.

Sumber Diobside
Diopside yang di cutting berasal dari Italia, Austria, Finlandia, Tanzania, Madagaskar, Mynamar (Burma), China, dan A.S. (New York). Sumber diobside paling banyak berasal dari Rusia, namun simpanan lainnya juga ada di Pakistan, Afghanistan, dan Finlandia. Violane terutama berasal dari Italia, dan  Black Star dari India.

Black Star merupakan varian diobside berwarna hitam

Kemiripan Dengan Batu Lain
Chrome Diopside memiliki warna yang mirip dengan Tournamine dan Tsavorite , namun memiliki kekerasan lebih rendah dari pada batu permata tersebut. Warnanya hijau diobside lebih pekat daripada Emerald.

Harga
Diobside biasanya berharga sekitar 10 ribu – 15 ribu per gram tergantung kualitas.

Info Diobside :
Rumus Kimia  CaMgSi2O6
Warna : Hijau, Kuning, Coklat, Ungu dan Hitam
Kekerasan 5 – 6 Skala Mohs
Crystal System Monoclinic
Index Refractive  1.665 – 1.730
SG 3.3 – 3.5
Mineral Class Diopside

Leave a Reply